Jenis Kulit Wajah Dan Cara Perawatannya

Jenis kulit wajah. Mengetahui jenis kulit wajah merupakan hal yang penting, karena perawatan kulit wajah  dan produk kecantikan apapun harus disesuaikan dengan jenis kulitnya. Perawatan kulit wajah yang sembarangan dan pemilihan produk kecantikan yang tidak sesuai dengan jenis kulit peruntukannya tentunya dapat berakibat tidak baik pada kulit wajah tersebut.

Untuk mengenali apa jenis kulit anda caranya tidak sulit, ada ciri - ciri tertentu yang khas sehingga dapat dibedakan dengan jenis kulit lainnya. Merawat kulit wajah memang tidak boleh sembarangan, jika ada kesalahan, akan berpotensi menimbulkan problem yang lebih rumit lagi yaitu dari jerawat hingga kerusakan kulit wajah yang parah.

Nah, mulai saat ini kita harus  hati - hati, kenali jenis kulit wajah dan lakukan perawatan sesuai dengan jenis kulit wajah, sehingga kesehatan dan kecantikan kulit tetap terjaga. 

Sebelum kita mengulas tentang jenis - jenis kulit wajah, sebelumnya saya ingin berbagi bagaimana merawat wajah secara umum, seperti berikut ini :
  1. Sebelum menyentuh daerah wajah, sebaiknya cucilah tangan terlebih dahulu dengan air bersih agar terbebas dari kuman dan bakteri.
  2. Sebaiknya biasakanlah untuk membersihkan wajah dengan pembersih dan penyegar yang cocok dengan jenis kulit sahabat, setiap pagi dan malam, atau setiap kali keluar dari rumah.
  3. Rajinlah mencuci muka setiap kulit wajah terasa kering atau saat pulang dari bepergian.
  4. Selalu pakai pelembab wajah setiap akan beraktifitas diluar rumah, agat kulit wajah tetap terjaga dan terbebas dari sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan flek hitam.
  5. Sebaiknya luangkanlah waktu sekitar 2-3 menit setiap malam, untuk memijat kulit wajah setiap sebelum tidur. Hal tersebut dilakukan agar mengilangkan letih pada wajah dan memberikan warna kulit agar tetap sehat dan cerah.
  6. Biasakanlah menggunakan masker wajah , misalnya masker lidah buaya minimal 2 kali dalam 1 minggu, agar kotoran yang menempel pada wajah akan terangkat dan wajah akan menjadi lebih bersih dan segar. Pelajari juga manfaat daun lidah buaya.
  7. Perbanyaklah mengkonsumsi air putih setiap hari, minimal 8 gelas perhari agar kulit wajah tetap terlihat cerah dan segar.
  8. Minumlah Vitamin E setiap hari untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.
  9. Olahraga secara teratur, agar kulit tetap kencang dan tubuh pun akan terbebas dari berbagai penyakit.


Berikut ini adalah beberapa jenis kulit, ciri - ciri dari masing - masing jenis kulit besrta cara perawatannya :


A. Kulit Normal

Ciri-ciri Kulit Normal 
  • Permukaan kulit lembut, pori-pori kecil dan hampir tidak terlihat
  • Terlihat cerah, segar dan tidak kusam
  • Jarang mengalami masalah-masalah kulit terutama jerawat
  • Jenis kulit ini mudah dalam mengaplikasikan kosmetik

Cara merawat Kulit Wajah Normal :
  • Membersihkan kulit (mandi) dua kali sehari dengan sabun yang ringan, misalnya sabun gliserin atau sabun bayi.
  • Bilas atau bersihkan kulit dengan benar. Pastikan Anda membersihkan semua bekas kosmetik atau produk lain saat mandi.
  • Lakukan toning dengan air mawar.
  • Memakai pelembab ringan untuk malam hari juga disarankan.
  • Gunakan pelembab berbasis minyak.
  • Gunakan masker wajah yang lembut dan tidak membuat kulit kering. Anda dapat membuat masker wajah buatan sendiri juga.
  • Gunakan Minyak Atsiri seperti chamomile, adas, mawar, dan cendana.



B. Kulit Berminyak

Ciri-ciri Kulit Berminyak :
  • Pori-pori yang terlihat besar
  • Kelenjar minyak sangat aktif sehingga kulit terlihat mengkilat
  • Rona wajah terlihat kusam
  • Sangat mudah bermasalah dengan jerawat dan komedo
  • Ciri-ciri lainnya dari kulit berminyak adalah pori-pori kasar dan telihat besar, sangat bermasalah dengan jerawat dan komedo, dan kondisi wajah cenderung mengkilap di daerah seluruh wajah, terutama di daerah T.

Cara merawat kulit berminyak :
  • Bersihkan kulit atau wajah tidak lebih dari dua kali sehari, dan setelah melakukan aktifitas berat atau setelah berkeringat.
  • Gunakan jenis pembersih yang ringan, khusus untuk kulit berminyak, dan jangan digosok.
  • Jangan memencet atau memecahkan komedo dan jerawat. Hal ini akan memperpanjang proses penyembuhannya.
  • Gunakan produk berlabel “bebas komedo”, karena produk seperti itu cenderung tidak menyumbat pori-pori ketika digunakan.



C. Kulit Kering

Ciri-ciri Kulit Kering :
  • Pori-pori halus dan cenderung tidak terlihat
  • Tingkat produksi minyak dan air sangat rendah sehingga kulit terlihat dehidrasi
  • Kulit kering akan sangat mudah terkelupas dan kaku. Terlebih setelah mencuci muka, terasa seperti tertarik.
  • Sangat mudah timbulnya flek-flek hitam, keriput, dan garis-garis halus yang diakibatkan oleh strukur kulit yang kurang elastsis
  • Rona wajah cenderung kusam dan tidak segar.
  • Mereka yang memiliki kulit dengan jenis ini diharuskan untuk rajin menggunakan krim pelembab yang cukup untuk menghindari masalah-masalah kulit diatas. Kulit kering dapat disebabkan kerena kelenjar minyak tidak mampu memproduksi minyak dalam jumlah yang cukup, sehingga kulit kehilangan kelembabannya. Pola makan yang tidak sehat, seperti kurangnya asupan vitamin A dan B yang banyak terdapat dalam buah-buahan dan sayur-sayuran juga dapat menjadi pemicu hilangnya kekenyalan kulit, serta juga disebabkan karena paparan sinar matahari yang berlebihan atau terlalu lama berada dalam keadaan dingin.

Cara merawat kulit kering :
  • Jangan mandi terlalu lama karena dapat mengikis kadar minyak kulit. Cukup satu atau dua kali mandi dalam sehari.
  • Gunakan jenis sabun atau pembersih yang ringan (mild). Jangan menggunakan sabun yang mengandung deodorant atau deterjen.
  • Jangan menggosok saat mandi atau ketika mengeringkan badan.
  • Oleskan pelembab pada kulit setelah mandi.
  • Gunakan pelembab udara, dan jangan suhu ruangan terlalu panas.
  • Gunakan sarung tangan saat menggunakan bahan pembersih, larutan pembersih, atau ketika menggunakan deterjen.



D. Kulit Kombinasi

Ciri-ciri kulit kombinasi :
  • Pada daerah  T  umumnya cenderung berminyak, seperti di daerah dahi, hidung, dan dagu.
  • Sedangkan cenderung normal atau kering di daerah  U  yaitu bagian pipi.
  • Hal ini disebabkan kelenjar minyak yang memproduksi minyak dalam jumlah yang tidak merata pada bagian-bagian tertentu di wajah. Mereka yang memilki jenis kulit ini haruslah pandai dalam merawatnya, pada area kulit yang berminyak dirawat dengan perawatan untuk kulit yang berminyak dan pada area kering atau normal dirawat sesuai dengan jenis kulit tersebut. Namun, tidak perlu khawatir, Karena sekarang sudah banyak bermunculan produk-produk yang mengkhususkan pada perawatan untuk jenis kulit kombinasi, jadi, dalam satu produk bisa diaplikasikan langsung di seluruh wajah, tanpa harus memisahkan area-area khusus yang memerlukan perawatan yang berbeda.

Cara merawat kulit kombinasi :
  • Rajin membersihkan kulit wajah atau memakai pembersih wajah
  • Memakai masker yang alami
  • Pada bagian jenis kulit yang kering perlu diberikan moisturizer yang bagus. Yaitu moisturzer yang bisa mensimulasi penetrasi air ke dalam kulit sekaligus mampu mencegah air naik ke permukaan kulit. Jika kelembabannya masih di rasa kurang, pilihlah lotion yang mengandung minyak silicon.
  • Memakai pelembap yang bebas minyak
  • Memakai Toner yang bebas alcohol pada area yang berminyak, untuk mencegah daerah tengah jadi mengkilat. Tapi pastikan bahwa kamu tidak menggunakannya pada daerah yang kering.
  • Untuk daerah yang berminyak, pilihlah makeup yang bisa menyerap minyak agar tidak terlihat mengkilap.
  • Selalu gunakan tabir surya kapanpun kamu melangkah keluar rumah.



E. Kulit Sensitif

Ciri-ciri Kulit Sensitif :
  • Mudah terjadi iritasi dan terluka setelah menggunakan produk-produk tertentu.
  • Kulit mudah kemerahan diakibatkan karena pembuluh darah dan saraf berada dekat dengan permukaan kulit.
  • Sangat cepat bereaksi apabila terjadi perubahan suhu, biasanya kulit akan kemerahan ketika panas dan pucat ketika dingin.
  • Kulit bertekstur sangat tipis.
  • Mudah terjadi alergi.
  • Namun, perlu diperhatikan bahwa gejala-gejala seperti kemerahan pada kulit belum menentukan bahwa kulit anda adalah kulit sensitf, Karena itu bisa saja terjadi akibat iritasi ringan yang akan segera hilang dan sembuh. Berbeda jika reaksi terjadi sangat lama, sukar sembuh, dan meluas sampai ke area-area lain, jika ini terjadi, maka anda harus waspada. Reaksi-reaksi yang umumnya terjadi seperti munculnya bercak-bercak merah pada kulit diiringi dengan rasa gatal, bengkak, dan perih, jika reaksi ini terus terjadi dalam waktu lama, maka periksakanlah ke dokter agar tidak terjadi iritasi semakin parah. Reaksi ini bisa dipicu oleh mengonsumsi makanan yang pedas, kafein, nikotin, minuman beralkohol, paparan sinar UV yang berlebihan, dan bisa juga karena stress.

Cara merawat kulit sensitif :
  • Jangan menggunakan pembersih wajah yang mengandung zat eksfoliasi. Jika kulit berminyak, gunakan pembersih yang mengandung salicylic acid untuk membuka sumbatan pori.
  • Coba gunakan produk yang mengandung herba alami, seperti chamomile dan aloe vera, yang berfungsi sebagai anti-iritasi.
  • Hindari menggunakan penyegar wajah yang mengandung alkohol, karena sangat reaktif terhadap kulit sensitif. Sebaiknya pilih penyegar yang mengandung lavender atau witch hazel.
  • Pilih tabir surya yang mengandung zinc atau titanium diokside, karena dapat mencegah iritasi pada kulit wajah akibat paparan sinar matahari.
  • Bersihkan make up dengan pembersih lembut yang tidak mengandung sabun (soap free) dan lembut (mild).
  • Bila kulit sedang iritasi, saat membersihkan wajah gunakan air dan make up remover wipes berbentuk tisu. Hindari waslap karena terlalu keras. Jangan gunakan air dingin atau air hangat karena suhu ekstrem dapat mengiritasi kulit secara cepat. Gunakan air bersuhu normal.
Demikianlah uraian beberapa jenis kulit dan bagaimana cara perawatannya, pelajari juga cara memutihkan wajah.